4. Desain Produksi : Sebuah Proses Tersulit!

Disinilah Pemimpin Produksi, Sutradara, Tim Manajemen, Tim Keuangan, Tim Naskah, Tim Kamera, Tim Pasca Produksi berkumpul dan membicarakan semuanya dengan dasar skenario. Apa itu Desain Produksi? Perlu diingat sebelumnya gua sudah menuliskan bahwa proses pra produksi adalah proses perancangan semuanya sebelum eksekusi. Untuk apa tahap ini? (1) Untuk memudahkan pengawasan, terutama budget dan kesiapan, dan (2) menghemat, mengatur serta mengefektifkan waktu.

Ini adalah proses yang dipimpin oleh pemimpin produksi. Proses ini merupakan proses yang paling sulit dari semua tataran produksi yang ada. Karena disini masa depan harus dipikirkan; kemungkinan-kemungkinan yang terjadi berbanding dengan ketersediaan dana, ketersediaan alat, ketersediaan waktu, ketersediaan SDM, kebutuhan sesuai konsep, idealis anda, ketersediaan fasilitas, kemampuan, perizinan, dan lain sebagainya.

Bagannya kurang lebih seperti bintang. Ini dia:

Bagan Desain Produksi
Bagan Desain Produksi

Atau singkatnya, dari ke-5 unsur tersebut semua mesti berhubungan satu sama lain, dimana nantinya akan menjadi sebuah keefektifan kerja yang berkesinambungan.Ada beberapa data yang harus kalian kumpulkan kemudian perbandingkan. Data-data yang harus kalian kumpulkan untuk nanti akan menjadi kesimpulan antara lain:

  1. Jadwal Kerja : Produksi & Pasca Produksi
    Jadwal kerja ditentukan seefektif mungkin, berbanding dengan kelima unsur diatas. Semakin lama loe kerja, semakin banyak juga dana yang dikeluarkan, semakin banyak juga waktu yang bikin loe repot. Efektifitas kerja dibuat se-efektif mungkin.
  2. Kesiapan Kemampuan Pekerja : Konsep
    Apa kiranya kemampuan timloe siap untuk mengerjakan tuntutan konsep yang anda buat?
  3. Materi Dokumentasi : tuntutan Konsep = Siap?
    Materi dokumentasi sudah siap? Sudah cukup sesuai dengan tuntutan konsep? Apa kiranya ada lagi yang mesti ditambah? Mesti shooting ulang? Atau mesti shooting dramatisasi lagi? Jangan sampai keterbatasan ini mengalahkan kreatifitas yang sudah kalian tulis dalam naskah. Karena gua yakin, apa yang kalian tulis dalam naskah adalah kemampuan kalian, dan kalian bisa.
  4. Jadwal Kerja : Jadwal Anggota Tim
    Ini yang jadi masalah utama seorang pelajar. Jadwal yang sudah disiapkan pas tidak dengan jadwal para pekerjanya. Biasanya ada les, ada pacaran, ada apa lah egoisme pribadi. Buang aja orang yang kayak gini. Nyampah. Masing-masing harus punya komitmen dari pekerjaan dan tugasnya sendiri-sendiri. Tanggungjawab atas pegangannya menjadi andalannya dan tugas adalah nyawanya.
  5. Jadwal Kerja : Ketersediaan Fasilitas : Dana
    Jadwal sudah diatur, fasilitas (kamera) nggak ada, ujung-ujungnya biasanya (1) nyerah, mengalahkan waktu dan (2) sewa, mengalahkan dana. Bagaimana caranya supaya semua ter-cover dan berjalan lancar? Pengawasan atas kepastian peminjaman alat dan fasilitas lain dipastikan. Dibicarakan dengan tim teknis.
  6. Jadwal Kerja : Faktor lain tak terduga
    Apakah faktor lain disini? Misalnya uang keamanan (lagi-lagi misalnya) atau orang tua, atau siapa lah yang kadang terjadi. Mungkin bencana alam atau sesuatu hal-hal ajaib yang tidak bisa terduga sebelumnya. Ini adalah poin antisipasi.
  7. Jadwal Kerja : SEMUA TIM! : Faktor lain Siapkah semua tim?
    Maka kita akan tahu jawabannya pada tahap ini. Kesiapan menentukan proses terakhir setelah ini sebelum semuanya “RUN!” Dan proses terakhir dalam perancanaan produksi adalah memperbandingkan serta mempertimbangkan semua data yang kalian miliki.

Rumusannya adalah seperti ini kurang lebih.

[POIN 1] : [POIN 2] : [POIN 3] : [POIN 4] : [POIN 5] : [POIN 6] : [POIN 7] = LAKSANAKAN!

Dan setelah hal diatas ini saling diperbandingkan. Seorang pemimpin produksi harus bisa ngomong “Laksanakan”. Dan setelah pemimpin produksi berbicara ini, maka tugas berfikir ‘merancang’ dari seorang pemimpin produksi telah selesai. Bisa beristirahat. TAPI tugas belum selesai, karena tugas selanjutnya dari pemimpin produksi adalah mengawasi.

Sutradara, selanjutnya adalah tugas anda, ya. Ooh iya tambahan, semua poin-poin yang ada dibawah ini sampai buku ini habis seharusnya sudah dilancarkan pada saat desain produksi. Jadi, bacalah tulisan gua ini sampai habis, lalu baru anda dapat melancarkan desain produksi.

1 Response to “4. Desain Produksi : Sebuah Proses Tersulit!”


  1. 1 TANIA 4 November 2011 pukul 11:54

    ga jelas boy, trus definisi desain produksi itu sendiri apa?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s




Sang Penulis


Orang aneh yang ngumbar teknik mbikin video tahunan secara gratis.

Arsip

September 2009
S S R K J S M
« Agu   Jun »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

%d blogger menyukai ini: