3. Buat Script atau Skenario!

KESALAHAN yang selalu terjadi ketika pembuatan video tahunan adalah hal fatal yang sebetulnya merusak kesinambungan kerja. Kenapa? Karena tidak ada arsitektur yang terbentuk sebelum produksi. Sehingga produksi layaknya buta, tidak mendasar. HARUSNYA, tanpa skenario, kalian tidak dapat menentukan budget produksi kepada atasan. Kenapa? Ya rancangan juga belom ada, lalu apa yang mau diajukan?

Dalam bukunya “Dongeng Produksi Film Dari Sudut Pandang Manajer Produksi” Karya Tino Saroenggaloe ditulis, “Adalah omong kosong sebuah budget produksi diajukan sementara skenario belum jadi. Itu omong kosong belaka!”. Tapi berhubung tuntutan dari pihak atasan juga saat ini (baca : ketua Buku Tahunan atau pihak Senat/OSIS atau sekolah) kalian harus menentukan budget yang diperlukan, ya sudah apa boleh buat. Tapi berarti disini, kreatifitas kalian akan terpentok masalah dana. Itu yang selalu terjadi, maka mari kita lanjutkan.

Lalu, apa guna skenario dalam sebuah film dokumenter? Ya tentu sebagai arahan dari apa yang sudah kita ambil di lapangan. Inilah keuntungan dari sebuah film dokumenter. Kita bisa maju produksi dulu dengan segala keterbatasan kita, lalu naskah disesuaikan dengan apa yang kita miliki/dapat dilapangan.

Pada produksi-produksi video tahunan ebelumnya, skenario yang ada hanyalah konsep + narasi. Jadi di dalam tabel konsep (di poin sebelumnya), kita lalu menuliskan narasi yang harus dibacakan oleh pembaca narasi. Maka disini gua gak bisa menyajikan contoh-contoh skenario dari tahun-tahun sebelunya. Apa yang mau disajikan? Lha wong gak ada apa-apa. Jika kita mau bicara benarnya, sebetulnya tidak susah, koq. Tapi kebanyakan dari kalian hanya malas. ELO MALAS JUGA?

Lalu bagaimana format skenario video dokumenter? Hehe.. Gini, gini… Bikin tabel 5 kolom. Kolom pertama Nomor Adegan, kolom kedua adalah Visual, kolom ketiga adalah Audio (musik & narasi) sementara kolom ke 5 adalah Durasi. Skenario bisa saja tabel-tabelnya dibuat di komputer, lalu tulisannya ditulis tangan. Tapi apa sulitnya sih diketik dengan komputer?

Ini adalah contoh dari format tabel standart video dokumenter (Film Dokumenter, Corporate profile, dsb) :

Contoh Naskah Dokumenter

Potongan naskah dari video tahunan Gonzaga angkatan 16 (2005). Klik gambar diatas untuk mengambil atau melihat dokumen (PDF).

Tampak sederhana bukan?! Ya. Tapi inilah yang merancang semua video yang nanti ada. Kenapa gua memilih angkatan 16 sebagai acuan? Bukan karena gua narsis pingin menonjolkan video tahunan gua, melainkan satu-satunya yang gua sutradarai adalah video tahunan yang ini.

Mungkin memang disini tampak berbentuk garis besar. Tapi inilah yang nantinya akan dikembangkan oleh para panitia pengembang naskah (sutradara, penulis naskah & editor) untuk bisa mengadaptasikan tulisan dan lembaran ini menjadi sebuah karya audio visual.

Iklan

2 Responses to “3. Buat Script atau Skenario!”


  1. 2 gombang 26 Juni 2010 pukul 02:28

    timakasih gan atas contoh format tabel video dokumenter nya. mudah mudahan bermanfaat bangi semua.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s




Sang Penulis


Orang aneh yang ngumbar teknik mbikin video tahunan secara gratis.

Arsip

Agustus 2009
S S R K J S M
    Sep »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
Iklan

%d blogger menyukai ini: